Konon, dari seluruh pekerja, biasanya kurang dari 10% jumlah karyawan yang tergolong dalam top peformer (karyawan berprestasi tinggi dan menduduki posisi-posisi terbaik). Sisanya? Merekalah yang disebut dengan karyawan medioker, alias karyawan “biasa-biasa saja”. Tentu saja masih ada diantara mereka yang tergolong masuk dalam kelompok karyawan under perform, alias karyawan yang termasuk siap untuk masuk daftar pecat.
Karena jumlah karyawan medioker sangatlah mendominasi dan menjadi mayoritas, maka saya ingin membahas apa saja ciri-ciri karyawan medioker ini, dan sekaligus memeriksa apakah kita memiliki “kelakuan-kelakuan” ini?
Ciri-ciri karyawan medioker ini saya rangkum dalam bentuk instagramable image post. Jadi, akan memudahkan untuk Anda juga berbagi melalui akun media sosial Anda, terutama Facebook dan Instagram.
Untuk memperoleh postingan semacam ini, saya merekomendasikan untuk Anda follow akun instagram @josuaiwanwahyudi.
Selamat menikmati:
Josua Iwan Wahyudi (JIW) adalah satu dari sangat sedikit pakar Kecerdasan Emosi (EQ) di Indonesia dan merupakan Master Trainer EQ yang berpengalaman lebih dari 10 tahun memberikan pelatihan di berbagai perusahaan, organisasi, kampus, dan sekolah. Beliau merupakan International Certified EQ Trainer termuda di Indonesia dari Six Seconds International dan merupakan International Certified EQ-i Coach dari Reuben Bar-On. Selain pernah dipercaya menjadi EQ Coach untuk finalis Indonesian Idol 2012,2014, & 2018, serta menjadi EQ Coach untuk Miss Indonesia 2015, sampai kini beliau masih aktif untuk mengajar Kecerdasan Emosi (EQ) untuk berbagai level audiens dan sudah menulis 37 buku! Bahkan, buku “E-Factor” yang beliau tulis, menjadi buku EQ paling aplikatif yang pernah ada di Indonesia.


Pada tanggal 15 Januari, Master Trainer EQ Indonesia, Josua Iwan Wahyudi diundang untuk memberikan seminar “Menikah Adalah Bunuh Diri!” di GKI Cipinang Elok Jakarta Timur. Sesuai dengan judul buku yang ditulis oleh Bp. Josua Iwan Wahyudi, beliau menjelaskan kepada sekitar 50 peserta mengenai mitos-mitos keliru dalam pernikahan.
Shifthink mengawali tahun 2011 dengan sebuah pelatihan yang sangat seru dan menakjubkan! Pada tanggal 5-8 Januari 2011, Shifthink mengadakan pelatihan “Emotion for Success” di Bali dengan 51 orang guru dari Sekolah Tunas Bangsa Bali.
Workshop EQ kali ini juga dipenuhi dengan sharing emosional dari para peserta dan semakin melengkapi pembelajaran yang sudah dialami selama 2 hari pelatihan. Workshop Emotion for Success ini juga ditutup oleh kesan dan testimoni positif dari peserta baik dari batch 1 maupun batch 2.
Pada tanggal 12 Desember 2010, Master Trainer EQ Indonesia, Josua Iwan Wahyudi berkesempatan untuk memberikan seminar EQ di perpustakaan kota Malang, Jawa Timur. Ternyata antusiasme warga kota Malang sangat tinggi dan keinginan belajar mereka sangat luar biasa, hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan semuanya haus untuk melemparkan berbagai pertanyaan berbobot sepanjang seminar.
Sekali lagi workshop 3 hari “Emotion for Success” digelar oleh Shifthink di tanggal 23-25 September 2010 di Jakarta. Inilah workshop dan training EQ yang sangat komprehensif dan sepenuhnya memberikan PERUBAHAN HIDUP!