Konferensi Nasional Anak Bersinar

Master Trainer EQ Indonesia, Josua Iwan Wahyudi mendapatkan kesempatan unik untuk berbagi dalam acara Konferensi Nasional Anak Bersinar. Acara ini dihadiri oleh sekitar 350 praktisi pendidikan anak dan remaja dari seluruh Indonesia. Konferensi nasional yang diadakan pada tanggal 3-6 Maret 2015 ini sangat menarik karena membahas mengenai semua isu pendidikan anak termasuk juga membahas masalah-masalah kejahatan terhadap anak meliputi, pedagangan anak, eksploitasi seksual, kekerasan terhadap anak, hak asasi anak, metode pendidikan anak, kejahatan narkoba terhadap anak, bahaya HIV pada anak-anak, hingga perkembangan teknologi digital dan pengaruhnya.

Dalam konferensi yang diselenggarakan di Hotel New Saphir Yogyakarta ini, Master Trainer EQ Indonesia, Josua Iwan Wahyudi mendapatkan kepercayaan termasuk salah satu pembicara yang diundang dari daftar sekitar 20 ahli, pakar, dan praktisi yang berbicara dalam konferensi ini sesuai bidang keahlian mereka masing-masing.

Dalam sesinya, Master Trainer EQ Indonesia, Josua Iwan Wahyudi membahas bagaimana perkembangan media digital dan social media terhadap perilaku dan pertumbuhan emosional Gen-Y dan Gen-Z. Dalam sesi yang sangat interaktif ini, peserta dibukakan dengan data-data faktual mengenai kenyataan adanya “dunia digital” yang justru menjadi rumah utama bagi generasi muda yang jika tidak dikelola dengan baik bisa menimbulkan banyak ancaman sosial dan mengganggu kematangan emosional generasi muda.

Sebagai pakar EQ yang banyak bergelut dan berpengalaman dengan anak-anak muda, Master Trainer EQ Indonesia, Josua Iwan Wahyudi banyak menyampaikan dari sisi pengalaman praktisnya berjumpa dengan generasi digital di “lapangan” kehidupan sehari-hari dan bagaimana EQ generasi muda mengalami degradasi akibat perkembangan teknologi digital yang tidak dikelola dengan bijaksana baik oleh orang tua, pendidik, maupun oleh anak muda itu sendiri.

Antusiasme peserta sangat terlihat dari suasana sesi yang sangat fun dan dari banyaknya pertanyaan penting yang diajukan oleh peserta dari berbagai pelosok wilayah Indonesia ini. Mengingat masih belum ada pakar Kecerdasan Emosi (EQ) yang aktif bergerak dalam pendidikan anak-anak muda dan Gen-Y/Gen-Z, maka sesi yang dibawakan oleh Master Trainer EQ Indonesia, Josua Iwan Wahyudi ini menjadi sebuah pencerahan baru bagi para pendidik anak-anak di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *